Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Keganasan Kanker Nasofaring

Dewi Kania , Jurnalis-Sabtu, 30 Juli 2016 |06:00 WIB
Mengenal Keganasan Kanker Nasofaring
Ilustrasi (Foto: Healthydietbase)
A
A
A

HAMPIR 30 persen pasien kanker kepala leher divonis dokter menderita kanker nasofaring. Penyakit ini sangat ganas karena tak banyak orang yang menyadarinya.

Ahli Kanker Kepala Leher dr Marlinda Adham SpTHT-KL(K) PhD menjelaskan, kanker nasofaring dapat menyerang bagian tenggorokan dan belakang hidung manusia. Di Indonesia jumlah penderita penyakit ini hampir sama dengan penderita kanker leher rahim, kanker payudara dan kanker paru.

"Beberapa faktor risiko yang meningkatkan risiko terkena kanker nasofaring adalah seringnya mengonsumsi makanan yang diawetkan, infeksi virus epstein barr, hingga paparan asap rokok dan polusi," terang dr Marlinda saat dijumpai di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat 29 Juli 2016.

Pasien yang menderita penyakit ini adalah pria. Rata-rata usianya adalah 50-60 tahun. Tapi pria usia muda juga tidak menutup kemungkinan menderita kanker nasofaring.

Adapun gejalanya sangat mudah dikenali. Antara lain yakni hidung tersumbat yang tak kunjung hilang, muncul lendir berdarah, telinga terasa berdenging, nyeri kepala hebat, pandangan ganda, hingga muncul benjolan di area leher.

"Pengobatan harus segera dilakukan dengan cara kemoterapi dan radiasi. Didukung juga rehabilitasi medik dan mengatur pola makan dengan benar," tutupnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement