Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

60 Persen Kematian Akibat Salah Deteksi Dini di Faskes

Nurul Arifin , Jurnalis-Jum'at, 29 Juli 2016 |18:40 WIB
60 Persen Kematian Akibat Salah Deteksi Dini di Faskes
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

“Investasi tersebut, untuk menyediakan sekitar 100 inovasi baru untuk berbagai peralatan kesehatan yang modern, hemat listrik dan simple. Berbagai teknologi itu juga mudah digunakan di daerah terpencil. Sembilan dari 100 inovasi telah diakui oleh WHO," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini ada sekitar 2 000 RS umum dan 544 RS spesialis di Indonesia yang melayani lebih dari 240 juta masyarakat Indonesia yang tersebar di 17.000 pulau. Sementara RS tipe C dan D jumlahnya mencapai sekitar 1.500 RS.

 Di mana sebagian besar kurang didukung dengan peralatan medis dan tenaga kesehatan yang memadahi. Kami juga melakukan berbagai kegiatan pelatihan dan pembinaan, baik untuk tenaga medis ataupun untuk masyarakat luas, salah satunya melalui Kampanye ini, “ papar Haris.

 Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Harsono mengatakan bahwa saat ini, ada sekitar 370 RS swasta dan negeri yang melayani seluruh masyarakat Jatim. Selain itu, ada 960 puskesmas dan 5.000 pelayanan prima.

"Provinsi Jatim berkomitmen untuk meningkatkan layanan kesehatan, tidak hanya untuk RS tipe A dan B tetapi juga untuk tipe C dan D. Target kami, seluruh RS di Jatim harus terakreditasi. Karena akreditasi adalah gambaran kualifikasi RS dalam melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ucap Harsono.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement