SEBESAR 60 persen angka kematian di Indonesia disumbangkan dari salah dalam melakukan deteksi dini. Kondisi ini terjadi lantaran masih minimnya fasilitas kesehatan di Rumah Sakit (RS) tipe C dan D serta Puskesmas.
Selain karena kurangnya perhatian pemerintah, kondisi itu sebenarnya juga dipicu ketidakpercayaan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan di RS tipe C dan D. Mereka lebih memilih RS tipe A dan B. Padahal jumlah RS tipe C dan D cukup banyak.
Hal tersebut disampaikan Country Manager GE Healthcare Indonesia, Haris Izmee, saat berkampanye dengan tajuk Inovasi Yang Peduli di Surabaya, Jumat (29/7/2016).
“Salah dalam melakukan deteksi dini telah menyumbangkan 60 persen angka kematian di Indonesia. Kondisi ini sebenarnya juga dipicu oleh ketidakpercayaan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan di RS tipe C dan D,” terang Haris.
Menurut Haris, untuk itu GE Healtcare berkomitmen untuk ikut meningkatkan fasilitas layanan kesehatan, utamanya untuk RS tipe C dan D dengan meluncurkan peralatan kesehatan berteknologi tinggi. GE Healthcare telah berinvestasi lebih dari Rp 6 miliar di Indonesia pada tahun ini.