Telur burung camar yang biasa dikonsumsi adalah jenis kepala hitam. Telurnya berwarna putih, dengan bintik hitam. Telur ini amat sulit ditemui karena hanya dalam tiga minggu dalam setahun atau sekali masa bertelur.
Pemilik lisensi tidak bisa mengambil jatah pemilik lisensi lain
Masing-masing pemilik lisensi hanya diizinkan untuk mengambil telur dari satu sarang. Ketika sedang berburu telur burung camar, lalu menemukan sarang dengan tanda “X”, maka dia tidak bisa mengambil sisa telur dari sarang tersebut. Karena itu, harganya cukup fantastis, sekira 5 poundsterling atau sekira Rp96 ribu tiap butir.
Direbus, lalu dicelupkan ke air dingin
Ketika dikonsumsi, telur burung camar umumnya direbus selama tiga sampai empat menit atau dikukus selama 6 menit. Untuk hasil yang lebih sempurna, telur burung camar dimasukkan dalam air dingin setelah dimasak.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.