Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Roti Baguette, Kontroversi & Simbol Berbagi Warga Prancis

Dinno Baskoro , Jurnalis-Jum'at, 20 Mei 2016 |13:10 WIB
Roti Baguette, Kontroversi & Simbol Berbagi Warga Prancis
Roti baguette (Foto:Food21)
A
A
A

ROTI baguette sangat khas dengan bentuknya yang besar dan panjang seperti tongkat. Teksturnya pun keras dan kokoh pada bagian luar, namun lembut di dalam.

Seperti halnya wine dan keju. Di negara asalnya, Prancis, roti baguette telah menjadi simbol budaya Prancis dalam bersantap.

"Roti baguette ada di dalam filosofi orang Prancis. Budaya orang Prancis itu kalau makan senangnya saling berbagi," ungkap Eric Kayser, pemilik gerai Eric Kayser Le Restaurant Du Boulanger di Jakarta, belum lama ini.

Versi aslinya roti baguette terbuat dari campuran tepung gandum, ragi, air dan garam. Proses pembuatannya cukup rumit, karena harus mengulang tahap pengembangan adonan beberapa kali sampai pada akhirnya, adonan sedikit dipilin dan dipanggang dalam oven.

Hal tersebut yang membuat roti baguette punya tekstur yang begitu khas, yakni renyah di luar dan lembut di dalam. Karena itu, roti baguette kerap disantap sebagai pelengkap hidangan sup atau teman bersantai sambil minum kopi oleh masyarakat Prancis.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement