Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Makanan untuk Kuras Racun dari Hati

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Jum'at, 22 April 2016 |12:00 WIB
5 Makanan untuk Kuras Racun dari Hati
Lemon ampuh mendetoksifikasi racun dari organ hati (Foto: Zeenews)
A
A
A

DIET sehat sangat penting menjaga kesehatan organ, termasuk hati atau liver. Diet sehat dan seimbang akan bermanfaat untuk mendetoksifikasi atau menguras racun dari hati.

Setidaknya, 5 makanan berikut ini harus dimasukkan ke dalam diet untuk menjaga fungsi dan kesehatan hati. 

Lemon

Salah satu hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk detoks liver adalah lemon. Lemon adalah asupan detoksifikasi alami dan memberikan kekayaan antioksidan, termasuk vitamin C.

Kunyit

Kunyit dikenal dapat menjaga kesehatan liver, karena mengandung kurkumin yang kaya anti-inflamasi, anti tumorigenic dan anti-oksidatif. Kunyit adalah sumber asupan yang sangat baik untuk mencegah hati terinfeksi virus atau infeksi.

Bawang putih

Anda memiliki banyak alasan untuk memasukkan bawang putih ke dalam diet kesehatan liver. Bawang putih mengandung tinggi alicin dan selenium yang menyehatkan liver Anda dan mendetoksifikasi racun.

Bit

Bit dapat membantu merangsang dan meningkatkan fungsi liver secara keseluruhan. Bit juga tinggi antioksidan dan nutrisi penting, termasuk folat, serat, besi, betaine, betalain, betacyanin dan betanin.

Brokoli

Penelitian telah mengungkapkan bahwa makan brokoli 3 sampai 5 kali setiap minggu dapat menurunkan risiko kanker hati. Karena, brokoli adalah sumber kalsium, kalium, folat, serat dan fitronutrien. Selain itu, brokoli juga tinggi antioksidan, vitamin A dan C yang penting untuk kesehatan liver. Demikian dikutip dari Zeenews, Jumat (22/4/2016).

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement