Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bahaya Preeklamsia bagi Ibu dan Janin

Dewi Kania , Jurnalis-Kamis, 21 April 2016 |15:35 WIB
Bahaya Preeklamsia bagi Ibu dan Janin
Bahaya preeklamsia bagi ibu dan janin (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Sementara itu, pada kasus preeklamsia berat, terjadilah cedera janin karena disebabkan kekurangan gizi. Bukan hanya itu, bayi yang lahir dari ibu preeklamsia biasanya memiliki berat badan lahir rendah.

Untuk mencegahnya, ibu hamil yang memiliki riwayat hipertensi harus rutin cek ke dokter kandungan. Selama masa kehamilan, kondisi tekanan darah Anda akan terus dipantau, begitu juga dengan pola makan Anda.

Kalau rutin melakukan deteksi dini, rata-rata keberhasilan proses persalinan pun terjadi. Kondisi ibu akan sehat dan janin yang dikandungnya tidak akan lahir prematur. Walaupun terkadang dalam proses persalinan sang ibu melewati operasi pembedahan caesar.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement