Mereka mulai mengetahui keberadaan gua dari beberapa temannya dan orang tuanya. Menurut cerita, dulu gua tersebut menjadi markas dan tempat persembunyian tentara Jepang. Selain itu, gua tersebut juga dipergunakan untuk menyimpan peralatan persenjataan milik Jepang.
Ari, siswa lainnya mengaku datang ke Gua Jepang diajak beberapa temannya yang sudah lebih dulu mengetahuinya. Sebelumnya dia tidak mengetahui kalau di pinggir sungai tersebut terdapat gua, apalagi sejarah gua tersebut.
“Saya hanya mengetahui ada pintu serta lubang, dan sebelumnya tidak pernah penasaran dengan keberadaan lubang-lubang sebesar pintu tersebut.,” kata Ari.
Dibangun 1942
Berdasarkan informasi, gua tersebut dibangun pada tahun 1942. Di sana terdapat empat gua yang masing-masing gua berukuran kurang lebih 5 x 5 meter. Seluruh gua pada bagian lantainya diplur semen dengan sangat tebal, demikian juga bagian dinding dan bagian atas langit-langit ruangan.