Kedua adalah persiapan fisik. Artinya, ketika pasien akan melakukan operasi plastik dipastikan dalam keadaan sehat. Hal ini perlu didukung dengan mengonsumsi makanan yang baik dan bergizi.
“Makanan yang mengandung omega tiga, aspirin, vitamin E, perlu dihindari dua pekan sebelum tindakan operasi,” tambah dokter Hendri Andreas.
Jika pasien melakukan tindakan operasi yang diperkirakan traumanya lebih besar, seperti facelift dan sedot lemak, pasien perlu melakukan pengecekan melalui laboratorium.
“Oleh karena itu, penting bagi setiap pasien yang akan melakukan operasi plastik untuk berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu. Hal ini berguna untuk mengetahui apakah operasi tersebut layak untuk dilakukan oleh pasien atau tidak,” tutup dokter Hendri.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.