Jika traveller ingin menyelami keindahan Wakatobi, tak ada salahnya mampir ke Bajo Mola untuk sekadar mengetahui kehidupan mereka lebih dekat.
Untuk kehidupan sehari-hari, mereka tak perlu transportasi yang rumit, tetapi cukup mengandalkan perahu untuk beraktivitas. Kampung Mola telah ada sekira tahun 1950. Kampung ini dihuni sekira 16 ribu warga yang hidup di atas laut.
Selain kehidupan sehari-hari warganya yang unik, warga Bajo Mola juga tetap melestarikan budaya dan tradisi nenek moyang. Salah satu yang mereka lakukan adalah menyuguhkan tarian selamat datang yang ditampilkan di atas perahu.
Ini adalah cara mereka menyambut tamu dari luar dengan cara yang khas. Menggunakan kostum berwarna kuning dan ditambah dengan alunan alat musik tradisional, laki-laki dan perempuan menari dengan suasana khas laut.
Tarian selamat datang umumnya selalu dilakukan di atas perahu atau dalam kata lain di lakukan di atas laut. Hal ini untuk menunjukkan bahwa kehidupan Suku Bajau memang tidak dapat dipisahkan dari laut.
(Johan Sompotan)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.