Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alasan Anda Harus Makan Makanan Mentah

Erika Kurnia , Jurnalis-Sabtu, 16 Januari 2016 |12:37 WIB
Alasan Anda Harus Makan Makanan Mentah
Alasan harus makan buah mentah (Foto: Timesofindia)
A
A
A

ADA sekitar delapan puluh juta spesies di bumi dan hampir 700.000 spesies adalah hewan. Hewan bertahan hidup dengan makan makanan mentah. Tidak seperti manusia yang biasa memasak makanannya dan tanpa disadari mengurangi usia hidup mereka penyakit kronis terkait diet.

Rata-rata potensi rentang kehidupan manusia sebenarnya bisa mencapai kisaran 120 sampai 140 tahun. Namun, hal ini tidak pernah diwujudkan karena efek dari menggunakan panas yang berlebihan terhadap makanan dan kurangnya mempelajari cara menangani stres psikologis.

“Nutrisi yang dibakar adalah pembunuh dalam diam. Ketika makanan dipanaskan, protein aka mengeras, karbohidrat menjadi lengket, lemak menghasilkan banyak karsinogen ketika terlalu kepanasan,” kata Dr Bettle, PS, seorang ahli diet dan konsultan kesehatan, seperti dikutip Timesofindia, Sabtu (16/1/2016).

Tak hanya lemak, kandungan hidrokarbon, nitrosamin, akrolein, dan benzopyrene dalam makanan dapat menjadi agen penyebab kanker saat dipanaskan. Proses memasak juga mengurangi atau merusak 50 persen vitamin dan mineral, serta menghancurkan 100 perse enzim, dan memecah serat alami.

“Tidak hanya akan merusak nutisi, beberapa perubahan lain yang terjadi selama memasak sangat berbahaya bagi kesehatan. Misalnya pestisida yang hadir dalam makanan nabati diubah menjadi senyawa yang sangat beracun, oksigen yang berharga akan hilang, dan radikal bebas diproduksi,” imbuh Dr Bettle.

Sementara itu, makan makanan segar atau mentah akan membuat tubuh kita sehat. Sehingga memasukkan beberapa makanan mentah setiap kali makan sangat dianjurkan. Seperti sayuran untuk lalapan, salad, atau buah-buahan segar, kata Dr Bettle.

Penelitian ilmiah juga membuktikan bahwa makanan mentah melindungi tubuh terhadap kanker, penyakit jantung, penuaan dini, dan penyakit degeneratif kronis lainnya.

Selera kita telah membuat pilihan makanan yang sangat sulit bagi kami. Kita tidak pernah mencoba untuk memahami keterbatasan perut dan sistem pencernaan, dan mencoba untuk makan apa pun yang datang dengan cara kita dan tampaknya lezat, ujar Dr Bettle.

“Apa yang bisa kita simpulkan? Jujur, ada dua pilihan. Pertama adalah belajar untuk hidup dengan diet yang lebih sehat, seperti memperbanyak makanan mentah, dan hanya memilih makanan yang perut kita setujui saja. Pilihan ketiga adalah mengurangi jumlah makanan yang dimasak sangat lama dan makanan olahan,” pesannya.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement