KOTA Sabang kini siap menerima kedatangan kapal layar wisata (yacht) dari berbagai negara, karena sudah memiliki Pelabuhan Marina. Dermaga yang terletak di kawasan wisata Lhokweng, Iboih itu diresmikan penggunaannya.
Saat ini sejumlah kapal yacht asing seperti dari Kanada, Prancis, Swiss, dan Selandia Baru sudah berdatangan ke Pulau Weh untuk mengikuti acara Sabang Marine Festival.
Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) yang membangun pelabuhan berjanji, akan terus meningkatkan fasilitas dermaga tersebut, termasuk pendukungnya seperti air bersih, listrik, dan lainya.
"Mudah-mudah tahun 2017, kita sudah lengkapi fasilitas dan terus berusaha meningkatkan persyaratan yang dibutuhkan untuk menjadi Pelabuhan Marina berkelas internasional," jelas Deputi Komersial dan Investasi BPKS, Syafruddin Chan di Pelabuhan Perikanan Lampulo, Banda Aceh.
Selain adanya pelabuhan yang mampu menampung 20 yacht, Sabang siap menerima kapal layar dari mana saja karena sudah memiliki payung hukumnya. Seperti Perpres Nomor 104 Tahun 2015 tentang bebas visa kunjungan dan Perpres Nomor 105 Tahun 2015 tentang kunjungan kapal wisata yacht asing ke Indonesia.
"Kedua regulasi itu sudah diterapkan di Sabang. Mudah-mudahan ini menjadi suatu kemudahan bagi wisatawan asing yang ingin berkunjung langsung di Sabang," kata Syafruddin.