Mawardi menuturkan jika pemilihan warna di Kali Code ini diambil dari motif gerobak sapi, di mana gerobak sapi disimbolkan dengan jembatan sejarah keberadaan Romo Mangun Wijaya.
"Gerobak Sapi oleh Romo Mangun Wijaya diartikan sebagai simbol kebebasan berekspresi, melalui warna-warni maka Yogyakarta akan semakin lebih hidup. Simbol kedamaian akan tertuang di Yogyakarta," bebernya lagi.
Pantauan Okezone melihat, terdapat lima warna di setiap sudut Kali Code. Pewarnaan ini memang belum selesai dituangkan, pasalnya perumahan di Kali Code ini berada di sepanjang 10 meter.
Untuk warna pertama, yakni Biru. Warna ini mengartikan kesejahteraan atau ruang lingkup yang menandakan suasana dingin yang bisa memberikan kenyamanan dalam menjalankan hidup.
Kemudian, warna berikutnya adalah merah. Warna ini ditandai dengan arti semangat atau perubahan dalam menjalankan hidup jadi lebih baik.
"Lalu ada pula warna Kuning, warga Kali Code ingin memberikan rasa gotong royong atau menggandeng kebersamaan atau saling tolong menolong satu sama lain," paparnya.
Selain itu, ada pula warna putih. Di sini warga Code selalu identik dengan sifat yang netral, di mana tidak bersinggungan dengan yang lainnya. Arti kebebasan sangat tertuang di Kali Code.
"Terakhir adalah warna hijau. Mawardi mengatakan jika hijau menonjolkan kepada tempat ibadah," bebernya lagi.
Selain melihat keindahan warna-warni di Kali Code, maka Anda bisa melihat aktivitas tradisional yang tak menghilangkan ciri khas Yogyakarta.
"Air sungai yang mengalir berasal dari Gunung Merapi yang berakhir di kawasan pantai Parang Tritis. Keindahan lainnya, Anda bisa melihat aktivitas warga yang masih asri dan alami," tutupnya.
(Johan Sompotan)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.