KEBANGGAAN masyarakat Alor, Nusa Tenggara Timur akan kekayaan baharinya tergambar saat 50 kapal hias peserta ritual Gala Soro melaut di pantai Alor Kecil, Kabupaten Alor.
Ritual yang merupakan bagian dari Festival Bahari Alor 2015 ini dahulunya dilakukan suku-suku di Alor untuk menyambut pasukan pemenang perang. Penyambutan dilakukan dengan parade kapal hias dan tarian-tarian tradisional yang membakar semangat.
Usai perang adat, panglima perang pemenang kini diperankan oleh tetua adat datang mengenakan pakaian adat dan alat perang, seperti tombak, kelewang, dan panah, dengan dikawal puluhan kapal lain berisi para serdadu.