Makanan pokok seperti nasi dalam saprahan, terdiri dari nasi putih dan nasi kebuli merupakan lambang dua kalimat Syahadat.
Tradisi saprahan harus terdiri dari enam atau maksimal enam orang yang tergabung dalam satu kelompok. Jika lebih, berarti orang yang terakhir datang harus menunggu sampai terkumpul orang enam lagi. Angka enam di sini menyimbolkan jumlah Rukun Iman yang harus diyakini sebagai Muslim, yaitu ada enam perkara.
Untuk lauk yang ada dalam saprahan berjumlah lima macam, ini menjadi penanda Rukun Islam. Kemudian dua sendok yang digunakan untuk mengambil lauk adalah juga melambangkan simbol dari dia kalimat Syahadat.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.