Namun, dibandingkan dengan tahun 70-80-an, saat ini banyak orangtua yang dipenuhi perasaan bersalah karena harus meninggalkan anak untuk bekerja. Sekira 42 persen dari orangtua yang ikut dalam penelitian tersebut tidak senang ketika mengetahui fakta bahwa mereka tidak bisa memenuhi peran sebagai orangtua yang ideal. Penelitian juga menunjukkan bahwa kualitas kebersamaan dengan anak lebih penting dari kuantitas.
Sebagai contoh, Anda mungkin menghabiskan berjam-jam dengan anak namun tidak ada koneksi emosional yang terjadi. Anda lebih sibuk dengan smartphone daripada bermain dengan anak. Di sisi lain, hasil penelitian yang sama menyebutkan, anak-anak dari orangtua yang lebih terlibat dalam pendidikan dan kegiatan ekstrakurikuler cenderung lebih cerdas dan aktif.
Kesimpulannya, sangat penting untuk mendukung dan membimbing anak-anak Anda apakah itu dalam hal pendidikan, bermain, atau mengajarkan kebiasaan baik dan buruk. Demikian dilansir dari Lifehack, Selasa (15/9/2015).
(Vien Dimyati)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.