Selain itu, setiap lantai juga akan terdapat atrium dan restoran yang terletak pada bagian mata patung liver bird raksasa ini. Jadi, turis dapat menikmati panorama kota pelabuhan khas Liverpool.
“Konsep ini tidak pernah jauh dari pikiran saya. Kini, saya sangat senang karena akhirnya bisa menyajikan ide untuk kota ini dan dunia,” ujar Backhouse dikutip dari Dailymail, Senin (7/9/2015).
Kabar baiknya, tim di belakang proyek kompleks modern ini berjanji bangunan akan benar-benar ramah lingkungan. Tim telah berkonsultasi dengan insinyur agar komplek ini menggunakan turbin angin di sayap burung liver bird emas raksasa tersebut.
Karena itu, bangunan ini tidak hanya melambangkan tradisi kota dan kebanggaan masyarakat Liverpool. Tetapi, patung burung liver bird emas raksasa ini, akan menjadi esensi baru dari Kota Liverpool di abad ke-21 yang menarik dan mandiri.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.