Dari segi warna, koleksi ini sedikit berbeda. Karena mengacu pasar Amerika, Shafira pun lebih membuat busana dengan nuansa gelap. Agar terlihat lebih mewah, koleksi tersebut juga dihiasi kristal swarovski.
"Songket ini basic-nya merah. Tapi kita sesuaikan dengan gaya Amerika. Di sana jarang sekali yang pakai baju colorful kalau malam. Tapi kita sesuaikan dengan hitam dan silver," tutur Feny.
Sementara terkait New York Couture Fashion Week, Fenny mengatakan bahwa perhelatan tersebut menjadi ajang untuk mempromosikan Indonesia, khususnya Silungkang. Sebab, belum banyak yang tahu bahwa Silungkang di Sawahlunto memiliki potensi besar untuk industri kreatifnya. Dengan demikian, hal ini dapat membantu perekonomian masyarakat setempat.
"Ini hanya misi negara bagaimana Silungkang di Sawahlunto ke luar negeri. Kalau tidak ada pemberitaan yang spektakuler, susah diangkat," tutup Feny Mustofa.
(Ainun Fika Muftiarini)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.