Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kondisi Penis seperti Ini Disarankan Tak Disunat

Erika Kurnia , Jurnalis-Sabtu, 22 Agustus 2015 |04:15 WIB
Kondisi Penis seperti Ini Disarankan Tak Disunat
Kondisi penis ini tak disarankan disunat (Foto: Clutchmagonline)
A
A
A

SECARA medis, sunat harus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi organ kelamin yang akan dihilangkan. Pasalnya, sunat yang dilakukan pada alat kelamin dengan masalah yang tidak tertangani bisa menyebabkan kelainan lain juga.

Salah satu kondisi kelamin yang perlu diperhatikan orangtua sebelum menyunat anak mereka adalah, bila kelamin anak kecil atau dalam istilah medis disebut incospicious penis.

"Ukuran kelamin anak dengan incospicious penis sebenarnya normal kalau diukur dari pangkal penis sampai ke ujung. Angka kejadian mencapai 20 persen dari jumlah kelahiran anak laki-laki," kata Dr dr Irfan Wahyudi, SpU(K), dari RS Siloam ASRI yang pernah ditemui Okezone di Jakarta.

Bila anak dengan salah satu atau kombinasi dari kondisi incospicious penis disunat, Mr P anak akan tampak lebih pendek atau habis. Kondisi incospicious penis yang berbeda dengan mikropenis ini, menurut dr Irfan, disebabkan oleh beberapa kelainan. Berikut penjelasannya.

Buried penis

Istilah untuk menamakan kondisi penis terkubur ini, 80 persen disebabkan oleh kegemukan atau obesitas. Alasan lain adalah tidak elastisnya jaringan ikat di bawah kulit yang mendukung kelamin anak laki-laki. Penyunatan yang dilakukan pada kelamin dengan kondisi seperti itu akan membuat Mr P semakin kecil.

Webbed penis

Menyambungnya kulit buah zakar dengan batang Mr P akan membuat Mr P lebih kecil daripada seharusnya. Kelainan ini mungkin tidak menyebabkan kefatalan, namun tindakan operasi untuk memperbaiki kondisi tersebut sangat disarankan.

Congenital megaprepuce (CMP)

Ini disebut untuk kondisi penyempitan kulit ujung Mr P yang nyaris menutupi lubang kencing.

CMP dianggap sebagai malformasi kongenital penis, yang meliputi fimosis dan penggelembungan jaringan dari preputium (kulup). Bila orangtua menemukan kondisi tersebut pada anak, penyunatan jelas tidak disarankan. (ren)

(Yogi Cerdito)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement