"Bayi yang baru lahir memiliki lambung sebesar kelereng. Satu sampai dua sendok kolostrum akan mengisi perut bayi juga. Beberapa masyarakat menganggap cairan kuning yang keluar dari payudara adalah kotoran yang harus dibuang, padahal itu adalah zat yang penting dan bermanfaat bagi bayi. Kolostrum hanya keluar sekali dan tidak terdapat dalam susu formula atau makanan apapun," tambahnya.
ASI eksklusif
Setelah IMD di hari pertama setelah kelahiran, ibu harus mempersiapkan pemberian ASI eksklusif hingga anak berusia enam bulan. Pada tahapan ini, anak tidak boleh diberi asupan selain ASI, seperti air putih, susu formula, bubur susu, atau makanan lain.
"Tantangan yang dihadapi pada masa ASI eksklusif memang banyak, dan itu datang dari ketidaktahuan," kata dr Candra.
Ia mengatakan, ASI yang keluar akan menyesuaikan kebutuhan anak. Misal pada usia anak satu sampai dua hari, sedikitnya ASI yang keluar masih ditolerir karena ukuran lambung anak yang kecil dan itu masih diatasi ibi dengan tetap mendekatkan anak dan membuatnya menyusu.
"Sayangnya, saat sadar ASI tidak keluar, beberapa ibu menurut untuk memberi anak makanan prelaktal, atau makanan sebelum ASI keluar, karena takut anak kelaparan. Langkah tersebut justru menggagalkan ASI eksklusifnya," ungkap dr Candra.