BELAKANGAN ini beberapa orang di Amerika sudah ada yang menggagas bahwa serangga bisa dijadikan sumber protein selain ikan dan daging. Bahkan di Kenya dan Tanzania misalnya ada burger dari nyamuk.
Percaya atau tidak, serangga yang sering dianggap menjijikan ini benar-benar dijadikan burger oleh warga sekitar. Terlebih di kawasan Danau Victoria di Afrika Timur yang terdapat banyak nyamuk selama musim hujan.
Kawanan nyamuk ini begitu banyak dan terkadang mengganggu lantaran menghalangi pandangan ketika ada yang ingin menyeberangi danau tersebut. Kendati begitu, ternyata nyamuk-nyamuk ini dimanfaatkan sebagai bahan pangan.
Sering kali di Kenya dan Tanzania nyamuk ini disulap menjadi seperti patty burger. Warnanya hitam, nampak tidak menggugah selera dan dikabarkan protein yang terkandung justru tujuh kali lebih banyak dibandingkan beef burger pada umumnya.
Sebuah video yang direkam pada 2010 menunjukkan, bagaimana penduduk setempat yang tinggal di dekat danau sedang menangkap serangga-serangga terbang dengan mudah hanya menggunakan panci dan wajan basah. Kemudian, mereka menumbuk nyamuk dan dibentuk seperti patty burger dan dimasak dalam wajan panas.
Salah satu pengguna akun di situs Reddit yang tidak mencantumkan namanya ini mengklaim bahwa dirinya pernah menyantap burger nyamuk ini. Dia menggambarkan bahwa hidangan ini cukup mengejutkan.
"Saya benar-benar makan ini di Mozambik, ketika saya bekerja di sebuah peternakan. Rasanya sedikit hambar,” katanya, sebagaimana dilansir Foxnews, Selasa (28/7/2015).
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.