Advertisement
Advertisement

Kandungan Berbahaya pada Kosmetik

Sausan Fuad , Jurnalis-Jum'at, 24 Juli 2015 |23:41 WIB
Kandungan Berbahaya pada Kosmetik
Kosmetik (Foto: Popsugar)
A
A
A

SEBAGIAN kosmetik memiliki kandungan berbahaya bagi kulit. Namun pada zaman dulu, kosmetik dengan bahan berbahaya memang sengaja digunakan agar mendapatkan wajah yang indah.

Berikut ulasannnya sebagaimana dilansir Popsugar, Jumat (15/7/2015).

Bedak dasar

Bedak dasar merupakan salah stau produk yang digunakan wanita untuk mempercantik wajahnya. Namun bedak dasar yang dikenakan zaman kekaisaran romawi mengandung timbal dan cuka yang sangat berbahaya pada kulit wajah.

Merkuri

Merkuri sering dijumpai dalam krim wajah pada zaman dulu. Sebab, merkuri dapat mencerahkan wajah.

Bulu tikus untuk alis

Pada tahun 1700 alis yang tebal melambangkan kecantikan. Jika sebagian orang memiliki alis yang tipis, mereka menggunakan tempelan alis yang terbuat dari bulu tikus.

Lintah

Orang Eropa menyukai kulit tubuh yang terlihat pucat. Sehingga mereka rutin menempelkan lintah pada kulit mereka agar darahnya tersedot. Dengan berkurangnya darah, maka kulit akan terlihat pucat.

Memakan kapur dan minum iodin

Demi mendapatkan kulit yang pucat wanita abad ke 18 dan 19 rutin memakan kapur dan meminum iodin. Iodin ini sering ditemukan dalam betadine.

Aqua tofana

Salah cara wanita abad 17 membunuh suaminya adalah dengan memakai sedikit aqua tofana pipi, kemudian meminta sang suami untuk mencium pipinya. Kandungan arsenik dalam aqua tofana dapat membunuh dengan cara cepat.

Kapur untuk hilangkan rambut

Wanita Italia suka menggunakan kapur atau kalsium oksida untuk menghilangkan rambut pada kakinya. Reaksi yang ditimbulkan kapur dengan air dapat menyebabkan iritasi parah yang membuat kulit menjadi merah dan melepuh selama berminggu-minggu.

(Ainun Fika Muftiarini)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement