CARABIKANG atau lebih dikenal dengan kue bikang merupakan salah satu jajanan tradisional khas Surabaya, Jawa Timur. Biasanya warga Surabaya kerap menjadikan kue ini sebagai camilan menemani waktu senggang.
Kue yang berbentuk bulat dan mekar seperti bunga ini termasuk kue yang agak sulit dibuat. Pasalnya, ada beberapa bahan yang harus dicampurkan agar cita rasanya semakin lezat.
Kue ini terbuat dari tepung beras yang dicampur gula dan santan. Tahukah Anda, selain takarannya harus pas, agar kue bikang semakin terasa lezat kunci utamanya adalah penggunaan santannya.
"Santan yang kami gunakan santan areh pada perasan pertama. Santan ini akan memberi cita rasa gurih paling enak untuk kue bikang," jelas Asmuri, salah seorang staf toko Kue Bikang Peneleh kepada Okezone di Surabaya, Jawa Timur.
Lanjut Asmuri, ternyata rahasia kelezatan kue bikang Peneleh yang cukup populer tidak hanya santan yang dicampurkan ke dalam adonan saja. Tapi, saat kue bikang dimasak dalam wajan cetakan, santan kental juga dibubuhkan di atas kue yang sudah masak setengah matang.
"Kue bikang tidak pakai dibalik, setelah muncul gelembung-gelembung pada adonan saat dimasak. Santan kental juga ditaruh lagi dan tinggal dicungkil hingga bentuknya mekar. Nah dalam keadaan ini santan akan masuk ke sela-sela adonan jadi kuenya makin enak," pungkas dia.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.