Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Steik Paling Lezat Adalah yang Setengah Matang

Dinno Baskoro , Jurnalis-Senin, 25 Mei 2015 |11:20 WIB
Steik Paling Lezat Adalah yang Setengah Matang
Steik setengah matang (Foto:Shutterstock)
A
A
A

MASIH banyak masyarakat Indonesia yang menyukai steik dengan tingkat kematangan well done atau matang sempurna. Padahal, idealnya steik itu dimasak dalam kondisi setengah matang.

Steik merupakan olahan daging sapi paling populer. Tapi untuk di Indonesia sajian ini belum begitu familiar.
 
Chef Afit, pemilik Holycow Steakhouse by Chef Afit, mengatakan, sebenarnya olahan steik paling nikmat memang disantap dalam keadaan setengah matang atau sering disebut medium.

"Yang paling enak memang setengah matang atau tingkat kematangan medium. Luarnya sudah berwarna coklat, tapi dalamnya masih merah muda. Daging ini lebih empuk, enak dan lebih juicy," jelasnya kepada Okezone di Jakarta.

Lanjut Chef Afit, jika ada yang beranggapan bahwa steik well done jauh lebih enak, justru ini anggapan yang keliru. Pasalnya, daging yang dimasak sampai matang sempurna, dagingnya cenderung kering, keras dan tidak gurih alami.

"Kalau memang kepingin menikmati steik. Tingkat kematangan dengan rate antara medium rare hingga medium adalah yang dianjurkan," tandasnya.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement