OKEZONE.COM, JAKARTA - Jakarta tak hanya memiliki Kota Tua sebagai peninggalan Bangsa Eropa, tetapi juga Kampung Tugu.
Namun, hingga saat ini tidak banyak orang mengetahui keberadaan Kampung Tugu di Jakarta Utara.
Bila Kota Tua merupakan peninggalan sejarah Belanda, Kampung Tugu menjadi bukti Portugis pernah singgah di Jakarta. Portugis pernah masuk ke Sunda Kelapa pada tahun 1522 untuk berdagang dan mendiami Batavia yang merupakan cikal bakal Kota Jakarta.
Namun, Kampung Tugu baru muncul pada tahun 1661 dan sekarang dihuni sebagian besar orang-orang keturunan Portugis yang hijrah dari Maluku. Kini, beberapa peninggalan sejarah dari Portugis bisa menjadi daya tarik wisata di Kampung Tugu, seperti Gereja Tugu dan Makam.
Sayangnya, orang-orang di Jakarta lebih mengenal Kota Tua sebagai tempat wisata. Namun, Kepala Puslitbang Kebijakan ekonomi kreatif Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Raseno Arya mengatakan, pemerintah akan membuat Kampung Tugu lebih dikenal masyarakat.
"Kita akan coba melalui promosi, bagaimana caranya agar Kota Tugu ini bisa menjadi lebih dikenal orang," ujarnya kepada Okezone di Gedung Unika Atma Jaya, baru-baru ini.
Menurutnya, banyak faktor yang membuat Kampung Tugu tidak dikenal orang. Raseno Arya mengatakan, kampung yang terletak 4 km dari Tanjung Priok tersebut sulit untuk dicapai.
"Jalan ke Kampung Tugu masih sangat sulit di akses dan banyak dijumpai truk-truk besar," tutupnya.
(Johan Sompotan)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.