Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Empat Tantangan Wisata Bahari di Indonesia

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Selasa, 28 April 2015 |15:23 WIB
Empat Tantangan Wisata Bahari di Indonesia
Empat tantangan wisata bahari di Indonesia (Foto: Shutterstock)
A
A
A

"Ke Raja Ampat kalau menyewa boat hampir Rp10 juta, bahkan bisa hampir Rp13 juta. Sedangkan ke Karimunjawa menggunakan kapal cepat saja masih 2 jam," ungkap Eko dalam Diskusi Panel Munas III Gabungan Usaha Wisata Bahari (Gahawisri) di Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2015).

Sedangkan tantangan ketiga wisata bahari di Indonesia adalah degradasi sumber daya alam yang bisa terjadi karena pencemaran, bencana alam, dan perubahan iklim. Eko mengatakan bahwa saat ini hanya sekira lima persen terumbu karang yang masih bagus.

Sedangkan tantangan terakhir adalah mengenai penataan ruang laut melalui rencana zonasi wilayah pesisir dan sistem perizinan.

"Ruang bawah laut juga harus ditata. Indonesia memiliki 16 juta hektar kawasan konservasi laut. Kawasan itu tidak semata-mata hanya untuk perlindungan, seperti yang paling terkenal Great Barrier Reef," katanya.

Eko mengatakan bahwa Great Barrier Reef yang berada di Australia merupakan wilayah konservasi laut, namun menjadi salah satu destinasi wisata bahari yang mendunia. Padahal, kawasan Great Barrier Reef berada di dekat empat kota besar dengan. Namun keindahannya tetap terjaga.

(Yogi Cerdito)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

Halaman:
Lihat Semua
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement