MEMASUKI bulan April, tentunya akan teringat dengan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April. Hari Kartini identik dengan emansipasi wanita. Kini biasa disebut sebagai wanita modern yang mendapatkan hak setara dengan pria, baik dari segi karier, pendidikan dan kesempatan.
Meski Hari Kartini menjadi acuan bagi wanita untuk hidup setara dengan pria, namun banyak orang mendefinisikan arti wanita terlalu sempit.
Di zaman yang sudah berubah dan modern seperti sekarang ini, seharusnya orang tidak lagi membatasi arti wanita dalam ruang lingkup kecil seperti itu.
Melansir dari Allwomenstalk, Jumat (3/4/2015), berikut adalah beberapa anggapan yang salah tentang definisi wanita dalam dunia modern.
Suara
Ketika orang menilai wanita dari sisi formal, mungkin persepsinya adalah wanita tidak pernah mengangkat intonasi suaranya. Sekali pun dalam sesi debat. Tetapi, sebaiknya orang-orang tidak pelu beranggapan sesempit itu. Nada suara tinggi, sama sekali tidak menghilangkan sisi kewanitaan seorang wanita.
Izin
Wanita tidak harus selalu menunggu izin pria untuk berpergian. Di zaman modern, wanita dapat melakukan hal-hal mereka suka karena wanita modern tahu batasan dan mampu menjaga dirinya.
Tubuh
Tidak ada yang salah dengan memamerkan bagian tubuh yang dimiliki wanita. Jika wanita bangga dengan salah satu bagian bentuk tubuhnya, tidak masalah menunjukkan itu kepada banyak orang. Sama halnya ketika wanita menyukai bagian belahan dadanya. Seorang wanita modern tidak semestinya diperlakukan secara konservatif.
(Yogi Cerdito)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.