Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengupas Tuntas soal Rio de Janeiro

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Kamis, 19 Maret 2015 |06:39 WIB
Mengupas Tuntas soal Rio de Janeiro
Mengupas tuntas soal Rio de Janeiro (Foto: Bootsnall)
A
A
A

RIO de Janeiro mulai akrab di telinga kita, terlebih setelah menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014. Ada fakta mengejutkan tentang kota ini.

Berikut 11 fakta tentang kota Rio de Janeiro dilansir Smithsonianmag, Rabu (18/3/2015):

Rio adalah julukan untuk sungai

Menurut tradisi setempat, nama Rio berasal dari sungai yang ditemukan penjelajah asal Portugis tahun 1502. Ia menemukan teluk dianggap sebagai mulut sungai yang kemudian area itu disebut Rio de Janeiro atau berarti “River of January”.

Rio pernah jadi bagian koloni Antartika Perancis

Pada tahun 1555, seorang bangsawan Perancis, Nicolas Durand de Villegagnon mendirikan sebuah benteng di Guanabara Bay. Ini adalah awal berdirinya koloni Perancis yang disebut Antartika. Hal ini dimaksudkan untuk menyediakan dasar strategis untuk Perancis di Amerika dan melindungi kaum Perancis Protestan di sana.

Rio pernah dijadikan sebagai tebusan

Kota Rio pernah menjadi tebusan saat Perancis membombardir kota itu karena beberapa penambang emas dan berlian meledakkan pelabuhan di sana. Gubernur Rio pada saat itu pun ingin menebus Rio kembali dengan memberikan 612 ribu cruzados emas dan 100 peti gula ke Perancis.

Rio pernah jadi ibukota Kerajaan Portugal

Rio pernah menjadi ibukota Kerajaan Portugal selama tujuh tahun dari Desember 1815 hingga September 1822. Berawal ketika Pangeran Regent Dom Joao VI tiba dan mulai mengubah kota dengan membangun sekolah kedokteran, museum nasional, perpustakaan nasional dan kebun raya.

Nama penduduknya berasal dari sebuah rumah

Penduduk lokal Rio disebut juga sebagai carioca. Asal-usul sebutan ini terbagi menjadi dua versi. Ada yang mengatakan carioca berasal dari kata “kari ola” yang berarti rumah orang kulit putih. Ada juga yang mengatakan bahwa carioca berasal dari ikan yang dikenal dengan “acari”.

Patung raksasa Yesus tersambar petir hingga empat kali setahun

Lokasi Brazil di dekat garis khatulistiwa membuat daerah ini aktif untuk petir. Patung Yesus yang berada di pegunungan Corcovado pun sering terkena dampaknya. Sekira dua hingga empat kali dalam setahun petir menyambar patung ini. Meski penangkal petir telah dipasang, Januari lalu ibu jari bagian kanan patung putus tersambar petir.

(Johan Sompotan)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement