SESUAI dengan namanya, roti tawar mengacu pada rasanya yang tawar. Di Indonesia, toko roti hanya menjual beberapa jenis roti tawar. Kebanyakan hanya toko roti skala besar yang menyediakan beraneka macam roti tawar, namun jumlahnya juga terbatas.
Padahal, sebenarnya roti yang memiliki rasa tawar itu ada banyak jenisnya. Jika Anda penikmat roti, namun belum banyak mengerti jenis-jenis roti, berikut ulasan tentang roti tawar seperti dilansir Thenibble, Jumat (20/2/2015).
French bread/baguette
Di sini dikenal dengan sebutan roti tongkat karena bentuknya panjang mirip tongkat. Roti ini biasa dibuat garlic bread atau bruschetta atau dimakan begitu saja bersama sup.
Pain au levain
Masih jenis roti Prancis, bentuk roti ini bulat. Rotinya padat dan berkulit keras, yang dibuat dari adonan asam. Biasa disajikan di awal santapan bersama mentega atau dimakan bersama sup.
Frankenbrot
Roti asal Jerman ini bentuknya agak panjang seperti baguette, tetapi tidak tinggi. Roti ini dibuat dari tepung rye.
Health whole wheat
Roti tersebut dibuat dari tepung gandum. Warnanya kecokelatan dan pada teksturnya terlihat kulit-kulit gandum. Roti ini sangat sehat karena terbuat dari tepung gandum dan berserat tinggi.
White bread
Ini adalah roti tawar biasa yang kita kenal selama ini, tetapi masih dalam bentuk potongan besar (belum diiris-iris).
Toast bread
Roti tawar biasa yang sudah diiris-iris, yang banyak dijual di supermarket. Roti ini bisa dimakan begitu saja, meskipun sebetulnya ditujukan untuk dipanggang.
Roti gandum
Roti jenis ini sama seperti whole wheat bread, tetapi sudah dalam keadaan dipotong-potong. Dinamakan roti sehat karena dibuat dari tepung gandum. Rasanya sedikit kasar karena berserat tinggi.(ndr/yac)
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.