DIGORENG adalah teknik memasak yang paling banyak diaplikasikan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Karenanya, seringkali minyak goreng dipakai beberapa kali untuk menggoreng.
Menggunakan minyak goreng secara berulang kali, sering disebut minyak jelantah, tentunya dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan, salah satunya menyebakan penyakit kolesterol tinggi. Jika memang Anda masih ingin menggunakannya kembali, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar minyak goreng tetap aman. Seperti di lansir Boldsky Selasa (17/2/2015).
Menyaring
Usahakan selalu menyaring sisa-sisa bahan makanan yang tercampur dengan minyak goreng. Hal ini boleh dilakukan jika minyak yang digunakan tidak lebih dari dua kali pemakaian. Sisa bahan makanan dengan ukuran yang sedang, bisa disaring menggunakan penyaring berbahan stainless steel berlubang jarang. Namun jika sisa makanan sangat kecil, gunakan penyaring yang memiliki lubang kecil juga. Lebih baik lagi jika anda menggunakan kain untuk menyaringnya sehingga minyak benar-benar bersih.
Gunakan api sedang
Saat memasak, jangan menggunakan api besar, karena api yang besar membuat minyak cepat panas. Tujuannya adalah agar minyak tidak kehilangan kandungan zat sehatnya. Api yang besar juga akan membuat minyak cepat berubah warna menjadi cokelat kemudian hitam. Sebaiknya jangan gunakan minyak lebih dari tiga kali pengulangan, karena beberapa zat yang terkandung di dalam minyak telah rusak dan dapat memicu timbulnya masalah kesehatan.
Simpan di wadah tertutup
Simpanlah minyak goreng di dalam wadah yang tertutup atau kedap udara, agar bakteri dan jamur tidak dapat masuk. Minyak goreng yang telah dipakai lebih dari satu kali akan menurun kualitasnya, maka simpan dalam wadah tertutup rapat dan dalam suhu ruang. Tidak kalah penting, jangan simpan minyak yang telah dipakai selama lebih dari seminggu.
Periksa keadaan minyak goreng
Yang paling penting dalam menggunakan minyak goreng berulang kali, yaitu, ketahuilah berapa kali minyak goreng telah digunakan dan apakah minyak goreng sudah berubah warna menjadi hitam atau berbau busuk. Jika sudah ada tanda-tanda mencurigakan dari fisik minyak, maka sebaiknya jangan digunakan lagi.(ndr/yac)
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.