Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gunung Papandayan Memicu Adrenalin

Risna Nur Rahayu , Jurnalis-Selasa, 23 Desember 2014 |12:00 WIB
Gunung Papandayan Memicu Adrenalin
Gunung Papandayan memicu adrenalin (Foto: Risna Nur Rahayu/Okezone)
A
A
A

Pondok Saladah merupakan ‘pintu’ menuju hamparan Hutan Mati atau death forest. Terdapat ribuan pohon cantigi mati di sana. Konon, pohon-pohon tersebut hangus terbakar saat Gunung Papandayan meletus beberapa tahun lalu. Miski terkesan mistis, tempat ini sangat indah karena panorama sekitarnya berupa perbukitan hijau.

Tempat yang tak kalah indah lainnya adalah Tegal Alun, rumah dari ribuan pohon edelweis. Cuaca di sini tak menentu. Kabut bisa datang tiba-tiba disertai embun dan hujan. Namun bila hari sedang curah, biru langit tentu menjadi paduan yang sangat indah. Untuk mencapai Tegal Alun, pendaki harus berjalan menanjak melintasi hutan dari kawasan Hutan Mati. Sementara dari Tegal Alun menuju Puncak Papandayan di ketinggian 2.665 MDPL tidak terpaut jauh.

Meski pendakian Gunung Papandayan cocok bagi pendaki pemula, sebaiknya para pendaki tetap membawa kelengkapan mendaki berupa senter, jaket hangat, dan sepatu atau sandal khusus gunung. Jangan lupa juga membawa minyak angin dan obat masuk angin karena cuaca di sana begitu dingin. Lalu hal terpenting yang patut diingat, tujuan pendakian bukanlah puncak gunung, tapi kembali ke rumah dengan selamat.

(Johan Sompotan)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

Halaman:
Lihat Semua
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement