Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyebab Pasien Peserta BPJS Ditolak Rumah Sakit

Erika Kurnia , Jurnalis-Kamis, 18 Desember 2014 |22:40 WIB
Penyebab Pasien Peserta BPJS Ditolak Rumah Sakit
Penyebab pasien peserta BPJS ditolak rumah sakit (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)
A
A
A

"Misalnya, pasien dengan penyakit tertentu efektifnya dirawat selama empat hari. Kalau iuran BPJS pasien tersebut hanya dapat mengakomodasi perawatan selama empat hari, namun kondisi pasien mengharuskan mereka dirawat lebih lama, maka rumah sakit yang harus menanggung biaya pasien," katanya.

Selain itu, kebiasaan pasien yang suka mengulur waktu rawat inap juga dapat merugikan rumah sakit. Menurut Wasista, kondisi-kondisi seperti tersebut membuat banyak rumah sakit tidak mau mengambil risiko merugi jika mengetahui pasien yang dirujuk membutuhkan perawatan lebih dari iuran BPJS yang ditanggung pasien.

"Oleh karena itu, kami sedang mengusahakan agar tenaga kesehatan dari berbagai spesialis untuk merumuskan clinical pathway masing-masing untuk mencegah penipuan semacam itu dan meningkatkan kualitas perawatan untuk pasien peserta JKN," ungkap dr Wasista, MHA.

Clinical pathway adalah sebuah alur yang menggambarkan proses mulai saat penerimaan pasien hingga pemulangan pasien. Clinical pathway menyediakan standar pelayanan minimal dan memastikan bahwa pelayanan tersebut tidak terlupakan dan dilaksanakan tepat waktu. (yac)

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

Halaman:
Lihat Semua
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement