HONG KONG Fashion Week (HKFW) yang bakal dihelat pada 19-22 Januari 2015 tersebut disambut antusias desainer sekaligus Ketua Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jawa Barat Harry Ibrahim. Nantinya, Harry akan membawa bordir sebagai ornamen khusus pada rangkaian koleksinya.
Bagi Harry, membawa bordir ke ranah internasional adalah hal yang menarik. Sebab, belum banyak desainer Indonesia yang melakukan hal tersebut.
“Biasanya kita bawa payet atau brokat. Kali ini saya mau bawa bordir khas Tasikmalaya untuk dipamerkan dalam ajang Hong Kong Fashion Week tahun depan,” ungkapnya di Bandung, Jawa Barat, Senin, 8 Desember 2014.
Nantinya, ada beberapa koleksi yang dibawa Harry menuju Hong Kong. Dress panjang dengan simple cutting menjadi busana yang akan mendominasi runway.
“Saya akan bawa beberapa dress panjang yang sederhana, namun tetap menonjolkan sisi elegan. Palet warnanya seputar gold dan silver dengan siluet H-line dan transparan. Detailnya tetap mengusung embroidery dan kristal,” jelas Harry.
Untuk memberi kesan ringan, Harry akan mengaplikasikan material sifon, tule, dan satin untuk keseluruhan koleksinya.
“Material ini menjadi material dasar yang kebanyakan dicari pemakai. Jadi, saya rasa apa pun materialnya, asal dibuat dengan sedemikian rupa tetap akan terlihat cantik dan elegan. Saya juga akan membuat tampilan koleksi terlihat seksi dan glamor,” tutupnya.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.