"Masyarakat Indonesia, bahkan Kota Bandung itu sendiri kurang tertarik pakai bordir. Melihat hal itu, banyak pengrajin yang akhirnya pada keluar Tasik, untuk lebih mengembangkan diri. Mereka banyak yang akhirnya ke Jakarta, Bali, dan daerah lainnya," ungkap Rosi Rostina, Ketua Yayasan Bordir Jawa Barat.
Selain itu, tidak jelasnya motif bordir sebagai ciri khas Jawa Barat seolah menjadikan industri ini seperti ada, namun tiada.
"Kalau ditanya orang, motif bordir Jawa Barat seperti apa, kebanyakan jadi bingung, malah tidak tahu pakemnya seperti apa," lanjut wanita lulusan Universitas Padjajaran ini.
Menanggapi hal tersebut, Yayasan Bordir Jawa Barat menggandeng 19 desainer kenamaan Indonesia menggelar acara fashion show bertajuk "Citra Bordir Jawa Barat: Bring a New Lifetyle" di TransLuxury Hotel, Bandung.
Acara ini juga merupakan puncak dari peringatan ulang tahun Yayasan Bordir Jawa Barat keempat.