“Sperma itu lebih kecil dan sensitif daripada sel telur. Memang sel sperma sudah dikondisikan seperti itu,” tutur dr. Arie A. Polim, D.Mas, Sp.OG (K), seperti dikutip dari majalah Bunda Edisi 74, Selasa, 2 November 2014.
Faktor gaya hidup dan lingkungan menyumbang 20 hingga 40 persen masalah infertilitas pada pria. Penggunaan pakaian, pemilihan makanan, dan gaya hubungan seksual dapat mencegah penurunan kualitas sperma yang tidak diinginkan. Dengan demikian ini perlu menjadi perhatian.
“Jika kita tahu paparan panas berkepanjangan dapat merusak, sebaiknya itu kita hindari. Obat apa pun tidak akan terlalu berpengaruh. Obat-obatan hanya membantu testis memproduksi sperma dengan baik, tapi jika terkena panas, sperma akan rusak lagi,” jelasnya. (yac)
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.