"Jadi bisa dibayangkan saya tak bisa membantu anak-anak saya di kelas dan mengikuti perjalanan sekolah, karena anak-anak tidak mengerti kondisi itu," Seperti yang dilansir dari Dailymail.
"Bahkan saat di sekolah saya khawatir karena gairah itu muncul. Saya hanya harus tinggal di dalam mobil sampai anak-anak selesai sekolah atau mencoba untuk menutupinya,"
"Ini telah menghancurkan kehidupan saya dan anak-anak. Karena saya merasa terlalu kotor untuk menjadi bagian itu. Kami ingin dia menjadi anak normal, tapi pada saat yang sama, ia tidak dapat miliki teman karena ibu mereka miliki kondisi ini"
"Dan yang terburuk adalah saya tidak bisa menjelaskan kepadanya karena ia terlalu muda"
Dia menceritakan saat berbelanja tiga tahun lalu. Saat itu ia berjalan di toko dan tiba-tiba ia menemukan dirinya terangsang oleh segala sesuatu yang dilihatnya. Lalu mencium dan menyentuhnya. Kemudian ia mulai panik, karena gairah itu terlalu kuat, hingga ia jatuh ke lantai dan orgasme berkali-kali.