Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak-Anak Rentan Terkena Rabies

Erika Kurnia , Jurnalis-Minggu, 28 September 2014 |10:15 WIB
Anak-Anak Rentan Terkena Rabies
Anak-anak rentan penyakit rabies (Foto: Ourstate)
A
A
A

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa 40 persen orang yang tergigit oleh hewan terinfeksi rabies, adalah anak-anak di bawah usia 15 tahun. Jumlah tersebut masuk ke dalam 15 juta korban terduga rabies yang menerima vaksin setiap tahun di seluruh dunia.

Menurut praktisi kesehatan, Dr. Ari Fahrial Syam, SpPD, K-GEH, MMB, anak-anak merupakan kelompok yang sering menjadi korban rabies. Hal ini terjadi karena ketidakhati-hatian anak atau orang dewasa dalam memerhatikan anak-anak yang bermain dengan hewan peliharan, atau hewan liar yang berpotensi rabies. (Baca: Rabies pada kucing lebih bahaya dari anjing)

“Umumnya memang anak-anak, karena mereka tidak tahu bahaya. Mereka main-main dengan kucing, misalnya, lalu digigit. Untuk itu, anak-anak yang tinggal dekat dengan hewan, ya harus hati-hati,” ujar dr. Ari kepada Okezone melalui sambungan telepon, baru-baru ini.

Perlu diketahui bahwa 98 persen kasus ditularkan oleh anjing, sisanya diikuti oleh kucing dan kera. Rabies ditularkan melalui gigitan, cakaran, dan jilatan hewan penular rabies yang menderita rabies melalui air liur. Penularan pada manusia dapat melalui kontak langsung dengan mukosa atau luka.

Pengobatan segera setelah terpapar rabies efektif dapat mencegah timbulnya gejala dan kematian. “Mencuci luka gigitan secepatnya pada air mengalir dengan sabun, alkohol, atau cairan antiseptik lainnya dapat mencegah penyebaran virus ke dalam tubuh jika memang binatang yang menggigit ini terinfeksi rabies,” papar dr. Ari. (Baca: Cara Mencegah Penyakit Rabies)

Korban juga bisa segera dibawa ke Puskesmas atau rumah sakit untuk kembali dilakukan pencucian luka dan mendapatkan Vaksin anti-Rabies (VAR) yang efektif sesuai rekomendasi WHO.

Pemberian vaksin pada hewan peliharaan secara teratur setiap tahunnya. Jika terbukti rabies, hewan penular rabies tersebut dapat ditangkap dan diserahkan kepada petugas peternakan di Dinas Peternakan setempat untuk diobservasi.

(Ainun Fika Muftiarini)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement