AMYOTROPHIC lateral sclerosis ALS merupakan penyakit tidak menular, yang menyebabkan perubahan kognitif karena degenerasi otak. Lalu, apa saja gejala seseorang terkena ALS?
Dr David Taylor selaku Director of Research di ALS Society of Canada mengatakan, gejala ALS dapat dimulai dari melemahnya anggota tubuh bagian tertentu. Kendati demikian, kondisi tersebut tidak sampai mengakibatkan mati rasa.
“Tidak ada mati rasa pada gejala ALS. Yang termasuk ke dalam gejalanya adalah mudah tersandung, menjatuhkan benda-benda atau kram otot, bahkan kadang-kadang salah satunya merupakan tanda-tanda dari penuaan,” katanya, dikutip dari Globalnews, Senin (25/8/2014).
“Saraf seperti kabel hidup yang menghubungkan otak seseorang. Saat kemampuan otot-ototnya menurun, mobilitasnya pun berkurang. Muncul perubahan berupa sulit berbicara hingga kesulitan bernapas,” tambahnya.
Lalu, bagaimana cara mendiagnosis ALS pada seseorang? Menurut ALS Society of Canada, tidak ada tes diagnostik khusus dan dokter harus mengesampingkan kondisi pertama penyakit lainnya.
“Dokter akan menggunakan berbagai tes untuk mencoba mendiagnosa ALS, termasuk tes elektromyography, tes darah, dan MRI,” tutupnya.(Baca: Apa Penyebab Amyotrophic Lateral Sclerosis?
(Ainun Fika Muftiarini)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.