SALAH satu desainer busana muslim turut menyumbangkan karyanya di Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2014 adalah Jeny Tjahyawati. Anggota dari Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) memamerkan hasil kreasi busananya yang bertema "Biommetic".
Sebagai kerjasama antara Indonesia Fashion Week (IFW) dengan JFFF, Jeny terpilih untuk merancang busana yang terinspirasi dengan Kota Banjarmasin dengan kerusakan alamnya. Busana yang dipamerkan anggota APPMI DKI Jakarta ini, terdiri dari empat busana wanita dan satu busana unisex yang bisa digunakan oleh pria maupun wanita.
"Inspirasinya adalah dari kota Banjarmasin dengan kerusakan alamnya. Saya terjemahkan ke dalam busana berbahan katun dengan warna gold beraksen hijau yang terlihat tiga dimensi," jelas Jeny Tjahyawati di forum Mal Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (30/5/2014).
Jenny menambahkan, bahwa kerusakan alam yang terjadi di Banjarmasin diterapkan pada detail-detail baju yang bermain di pola dan potongannya. Ia pun menggunakan warna-warna yang merepresentasi kerusakan alam di Banjarmasin.
" Warnanya saya gunakan kerusakan alam seperti gold, metalik dan hijau yang terinspirasi dari warna binatang beracun. Kemudian konsep jamur yang merusak saya tuangkan ke dalam potongan yang berlubang-lubang dalam busana saya," tutup Jenny. (ren)
(Fitri Yulianti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.