PROGRAM Indonesia Fashion Forward yang digagas oleh Jakarta Fashion Week (JFW) tentunya membawa manfaat besar. Hal ini pun diakui oleh para desainer muda Tanah Air yang tahun ini baru bergabung dalam program tersebut.
Jenahara misalnya. Bagi desainer muda tersebut, Fashion Forward merupakan sebuah pengalaman yang berbeda. Apalagi banyak pengetahuan baru yang bisa didapat untuk mengembangkan bisnisnya.
"Kami dibina, karena kalau jadi desainer kita lebih banyak main di art. Tapi sekarang kita diajarkan secara lengkap termasuk bisnis serta strategi pasar. Kami dihadapkan pada kenyataan,"ujar Jenahara di Canteen, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Juli 2013.
Hal ini pun juga senada dengan pendapat Windri Widiesta, desainer label Nur Zahra.
"Ini program yang valid dan bisa untuk semua. Selama ini, kita pikir sudah ok, ternyata teknik, administrasi semuanya belum lengkap. Ini mengajarkan kita bagaimana keep it going seperti brand yang sudah establish,"terangnya.
Lebih lanjut, Windi menambahkan bahwa pengalaman mengikuti Fashion Forward juga tidak hanya bermanfaat untuk dirinya saja melainkan juga orang lain.
"Saya bersyukur bisa terpilih. Ini efeknya juga ke yang lain, anak-anak dan teman, jadi di beri ilmu,"tutupnya.
Seperti diketahui, Fashion Forward merupakan salah satu program hasil kerja sama antara JFW, British Council, Centre for Fashion Enterprise (CFE) serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Tujuan program tersebut adalah sebagai upaya guna membantu para desainer lokal bisa semakin berkembang dan menembus pasar internasional.
(Dwi Indah Nurcahyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.