Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inilah Elegansi Ibu-Ibu Zaman Dulu

Ainun Fika Muftiarini , Jurnalis-Kamis, 27 Juni 2013 |17:05 WIB
Inilah Elegansi Ibu-Ibu Zaman Dulu
Sonny Muchlison (Foto: Feri/Okezone)
A
A
A

HARI kedua Jakarta Islamic Fashion Week (JIFW) 2013 kembali menghadirkan desainer berbakat Tanah Air. Salah satunya, Sonny Muchlison.
 
Kali ini, desainer sekaligus pengamat mode dan gaya hidup itu menghadirkan koleksi busana bertemakan “It’s Good to Remember”. Seperti temanya, Sonny mengaku ingin mengenang kembali
bagaimana wanita-wanita Indonesia.
 
“Koleksi ini menggambarkan sisi elegansi Ibu Fatmawati, Zakiah Daradjat, Ibu Gus Dur, Yenny Wahid. Menggambarkan ibu-ibu zaman dulu. Saya ingin bernostalgia dengan memanfaatkan berbagai macam kain Indonesia,” tutur Sonny Muchlison kepada Okezone di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Kamis (27/3/2013).
 
Lewat 24 rancangan busana, Sonny menampilkan busana dengan model kebaya dan baju kurung yang dimomodifikasi ke berbagai bentuk. Tak hanya itu, busana tersebut juga tampak serasi dengan padu padan yang menarik, seperti misalnya rok, celana panjang, ataupun sarung tradisional.
“Siluetnya memang lebih beragam, ada kebaya dengan siluet jas, lalu ada kebaya kartini dalam bentuk blazer,” imbuhnya.
 
Untuk material yang digunakan, dosen di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini mengaku tetap konsisten mengangkat bahan lokal dalam setiap karyanya. Namun, berbeda dengan desainer lain yang menambahkan aplikasi pada karyanya, Sonny justru enggan menambahkan detail pada rancangannya.
 
“Semuanya dari kain Indonesia, mulai dari batik, tenun, dan songket,” katanya.
 
“Tidak ada penambahan apa pun, buat saya kain tradisional Indonesia sudah punya nilai budaya, kinerja. Jadi tidak perlu tambahan, saya juga sangat menyayangkan kalau bahan tradisional Indonesia itu cuma buat jadi tambal karena sudah ada value,” paparnya.
 
Namun secara keseluruhan, rancangan Sonny tersebut tidak mengurangi elegansi dari pemakainya. Apalagi dengan warna-warna yang sangat mencolok dan beragam mampu menggambarkan cita rasa Indonesia yang sebenarnya.
 
Selain memunculkan desain wanita, dalam peragaan tersebut juga dihadirkan koleksi busana pria. Dalam peragaan tersebut, busana dengan model kemeja, semi jaket, ataupun jaket dengan kerah nehru dipadukan dengan celana panjang dan sarung, tentunya menjadi satu dari sekian banyak pilihan busana muslim yang bisa dikenakan.
 
“Tidak harus bergaya seperti orang Arab, karena kita tinggal di Indonesia disesuaikan dengan kebudayaan yang ada,” tutupnya.

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement