Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siasat Cepat Akhiri Status Jomblo

Dwi Indah Nurcahyani , Jurnalis-Senin, 29 April 2013 |15:35 WIB
Siasat Cepat Akhiri Status Jomblo
Sukses temukan cinta (Foto: Google)
A
A
A

MENJOMBLO terlalu lama tentu tak menyehatkan bagi kehidupan. Selain tak ada teman berbagi, Anda pun selalu dihantui rasa kesepian.
 
Banyak orang kesulitan menemukan pasangan dalam hidupnya. Bukan karena terlalu memilih, tapi juga dikarenakan terlampau minder ketika hendak berinteraksi dengan lawan jenis. Agar hal itu tak terjadi pada Anda, trik berikut membantu menyelesaikannya, seperti dilansir Iloveindia.



Bangun kepercayaan diri
 
Tidak ada sebuah kesempurnaan pada seseorang meski sekelas Angelina Jolie yang terlihat tak ada cela sekalipun. Untuk itu, jangan terlalu memikirkan hal tersebut yang hanya membuat kepercayaan diri berkurang. Sebaliknya, tonjolkan potensi yang Anda miliki sehingga menyuntikkan kepercayaan diri pada Anda.



Lakukan perlahan
 
Suntikkan rasa percaya diri setiap waktu. Dengan cara sederhana, Anda dapat mengutarakan hal-hal positif ketika bercermin. Dengan demikian, hal tersebut akan meningkatkan percaya diri, sehingga Anda pun lebih mudah mengeksplorasi potensi terpendam. Tak hanya itu, bukalah interaksi secara luas dengan banyak orang di luar sana. Bukan tidak mungkin, sosok pria idaman pun menghampiri.



Ketahui jenis pria yang Anda sukai
 
Sebelum melakukan perburuan, kenali lebih dalam tipe pria yang Anda sukai. Dengan begitu, Anda pun dapat menentukan lokasi perburuan lebih cepat. Misalnya saja, jika Anda menginginkan pasangan yang cerdas, Anda dapat bergabung dengan forum diskusi tertentu untuk menemukan sosok yang Anda idamkan.

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement