Raffi Ahmad (Foto: Dok.Okezone)
MESKI telah ditangguhkan penahanannya, bukan tidak mungkin kondisi
Raffi Ahmad masih belum pulih benar. Apalagi tertangkapnya presenter musik atas kasus narkotika tentu menjadi ujian terbesar dalam hidupnya.
Tak ayal jika rasa trauma akan hal itu pun
bisa membayangi Raffi Ahmad kelak. Kendati demikian, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghindari hal tersebut. Misalnya saja, melakukan refleksi terhadap diri sendiri.
"Harus ada fungsi refleksi, ada pertanyaan-pertanyaan yang harus bisa dijawab dan dia bisa terima itu sebagai teguran. Kemudian perasaan trauma itu nantinya bisa hilang," jelas psikolog Rima Olivia kepada
Okezone melalui sambungan telefon, Senin (29/4/2013).
"Sepahit apa pun kalau dia berhasil mendapatkan hikmah, maka hidupnya akan jadi
better. Maka, jangan sampai dia menjadi trauma," imbuhnya.
Oleh karenanya, proses pemulihan tersebut juga dipengaruhi oleh seberapa besar d
ukungan dari orang-orang terdekatnya. Terutama keluarga yang memang menjadi pihak paling mengerti dan dekat dengan Raffi.
"Butuh support keluarga, apalagi di umur-umur segitu juga butuh pengakuan. Yang penting, keluarga tidak pernah hilang dan sifatnya mendukung," tutupnya.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.