JAKARTA - Selama ini, pariwisata Nusa Tenggara Timur terkenal lewat Pulau Komodo. Padahal, provinsi ini memiliki beragam potensi wisata lainnya, yang masih terkendala beberapa hal.
Kepopuleran Pulau Komodo semakin kentara setelah hewan purba tersebut dipilih masyarakat dunia menjadi salah satu 7 Keajaiban Dunia Baru. Namun begitu, pariwisata NTT tidak lantas berkembang dengan pesat meski provinsi ini sebenarnya juga memiliki beragam potensi wisata alam dan budaya yang dapat dinikmati wisatawan.
“Kami sebenarnya tidak hanya punya komodo. Kami juga punya taman laut yang indah, Danau Kelimutu, dan festival budaya, seperti penangkapan hiu, yang dilakukan secara tradisional,” kata Gubernur NTT Frans Lebu Raya.
Menurut Frans, nama “komodo” sengaja dilekatkan pada ajang bahari tingkat internasional yang dihelat tiap tahun, Sail Komodo. Alasannya, komodo sudah dikenal hingga ke mancanegara sehingga diharapkan dapat menjadi jembatan wisatawan menuju NTT.
Sayangnya, ditegaskan Frans, kekayaan objek wisata tidak didukung oleh aksesibillitas yang baik. Alhasil, biaya wisatawan untuk mencapai NTT pun membengkak. Tak heran, ujar Frans, jika wisatawan yang datang ke NTT masih didominasi asing.
“Wisatawan yang datang ada dari wisatawan Nusantara, tapi memang lebih banyak wisatawan mancanegara dari Eropa, Amerika Serikat, dan Australia. Salah satu faktor penyebabnya bisa jadi karena harga tiket pesawat yang cukup mahal,” tutupnya.
(Fitri Yulianti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.