AIRBUS mengumumkan penjualan dua armada A340 jet ke sebuah perusahaan jasa Inggris. Ini menandai akhir penjualan seluruh jenis pesawat Airbus.
Airbus telah menghentikan produksi A340 yang keluar pada 1993 sebelum dilakukan perubahan mesin. Pihak Airbus mengatakan jika pesawat yang dapat menampung 282 penumpang ini telah dijual kepada AJW Capital Partners, sebuah grup jasa penerbangan yang berbasis di Inggris.
Selama ini, pesawat jet Airbus dijuluki sebagai pesawat paling glamor. A340 kemudian hadir dengan empat mesin untuk perjalanan jarak jauh. Saat ini, pesawat jet empat mesin yang tersisa di katalog mereka hanyalah Airbus Superjumbo A380 dengan 525 kursi.
Penghentian produksi A340 diperkirakan akan memberikan keuntungan tersendiri bagi “sepupunya”, yaitu A330, yang berukuran lebih kecil. Para ahli pun sudah menemukan cara untuk meningkatkan kinerja A330 sehingga akan mirip A340. Demikian seperti dilansir dari SMH, Jumat (16/11/2012).
Perubahan dirancang agar A330 dapat ambil bagian dalam penjualan Airbus dan Boeing. Saat ini, Boeing yang menjadi lawan utama Airbus sudah meluncurkan Dreamliner Boeing 787, yang dijuluki pesawat inovatif masa depan. Pesawat ini digadang-gadang akan “membunuh” Airbus A330-300.
Walaupun begitu, pihak Airbus A330 optimistis memiliki masa depan yang solid, terutama sebagai pesawat jet lintas Asia, yang saat ini memiliki pertumbuhan sangat cepat dalam pasar perjalanan di udara.
(Fitri Yulianti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.