Widyawati (Foto: lovelytoday)
KECINTAAN Widyawati pada batik telah tumbuh sejak dirinya berusia remaja dan terus mendarah daging hingga sekarang. Namun virus tersebut tak ditularkannya pada sang anak, melainkan pada cucu-cucunya. Apa pasal?
Bukan tanpa maksud jika Widyawati menyukai batik. Demam kain etnik tersebut ternyata telah dimilikinya sejak usianya masih belia.
"Saya kenal batik dari ibu saya. Dari kecil saya sudah dikenalkan dengan batik,” ujar Widyawati di Jakarta di Jakarta, baru-baru ini.
Seiring perjalanan waktu, kecintaan tersebut pun terus memendar. Bahkan, Widyawati menularkannya pada ketiga cucunya.
"Kebetulan anak saya keduanya laki-laki, jadi saya tularkan pada cucu," cetusnya.
Saking konsentrasi menularkan batik pada cucu, istri almarhum Sophan Sophian ini pun selalu membelikan cucu-cucunya batik saat dirinya ke luar kota.
"Iya, kalau saya melihat ada yang lucu modelnya dan warnanya pun cocok untuk anak-anak, ya saya beli," ungkapnya.
Dilanjutkannya, pengenalan batik pada generasi penerus memang sudah selayaknya dilakukan. "Saya kira sudah waktunya ibu-ibu untuk membiasakan anak-anaknya mengenakan batik," tutupnya.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.