MUJI Ananta paling bisa membuat koleksi unik. Di ajang Bali Fashion Week (BFW) 2007 Muji sukses menampilkan koleksi dengan bahan zipper. Kini, desainer asal Bali ini tampil berbeda dengan plastik.
Koleksi tersebut belum lama ini ditampilkan di ajang Eco Chic 2008, Hotel For Season Jakarta. Muji menampilkan koleksi unik dan menarik bersama dengan desainer-desainer dari Indonesia dan Hong Kong.
"Saya tertarik mengusung material plastik karena di Bali tak lepas dari kain prada yang digunakan sebagai hiasan dalam upacara adat. Kain prada itu sendiri mempunyai aset yang tinggi karena permintaan yang sangat besar. Namun, di sisi lain juga akan ada penumpukan sampah dan limbah," cerita Muji kepada okezone.
Desainer yang kini bergabung dengan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) BPD Bali ini menjelaskan bahwa sampah plastik sulit sekali terurai dengan tanah dan bisa membutuhkan waktu sampai 100 tahun.
"Selain plastik, limbah aluminium juga membutuhkan waktu 60 tahun bisa terurai dengan tanah. Begitupun dengan kayu yang membutuhkan waktu sampai 40 tahun," kata Muji yang saat itu mengulik judul koleksi "Redeem Plastic Unorganic".
Melihat hal itu, Muji yang pernah menimba ilmu di Tata Busana Adrianto Halim (Susan Budiharjo) ini pun lantas tergelitik memaksimalkan sampah plastik untuk dijadikan sebagai gaun pesta, plus aksesori sepatu dan detail pemanis busana.
Mengenai konsep desain yang diciptakannya, Muji mengatakan, rancangannya terinspirasi dari kebudayaan Jawa, terutama Keraton Yogyakarta dengan gunungan pada saat grebekkan sekatenan, di mana di sana ada tumpeng yang dinamakan gunungan yang berisi hasil panen sebagai simbol kemakmuran.
"Di sini sampah plastik warna emas sebagai simbol kemakmuran yang divisualisasikan dari material plastik, aluminium, kayu, sedotan, dan sampah plastik lainnya," kata Muji yang mendapatkan sampah-sampah plastik itu dari satu pabrik di Jalan Imam Bonjol, Denpasar.
Terkait dengan daya pakai, Muji mengaku bahwa koleksinya itu sangat layak menjadi atribut di acara tertentu saja.
"Kalau enggak dipakai, ya bisa juga dijadikan sebagai masterpieces saja. Setidaknya itu bisa mengurangi sampah-sampah plastik yang tidak digunakan," pungkasnya.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari