MERAWAT pohon alpukat di rumah tidak cukup hanya dengan menyiram dan memastikan tanaman mendapat sinar matahari. Pemenuhan nutrisi melalui pemupukan juga penting untuk mendukung pertumbuhan akar, daun, bunga, hingga perkembangan buah.
Pohon alpukat membutuhkan sejumlah unsur hara, seperti nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, magnesium, boron, dan seng. Setiap unsur memiliki fungsi berbeda sehingga pemberian pupuk perlu disesuaikan dengan usia tanaman, kondisi tanah, serta fase pertumbuhannya.
Lantas, jenis pupuk apa yang cocok untuk pohon alpukat di rumah agar tumbuh subur dan berbuah optimal? Dilansir dari California Avocado Growers, berikut jenisnya:
Nitrogen merupakan salah satu unsur hara utama yang dibutuhkan pohon alpukat. Unsur ini berperan dalam pembentukan daun, pertumbuhan tunas, dan perkembangan jaringan tanaman.
Pohon alpukat yang masih muda membutuhkan nitrogen untuk mendukung pertumbuhan vegetatif. Namun, pemberiannya harus sesuai kebutuhan karena nitrogen berlebihan dapat mendorong pertumbuhan daun dan tunas secara berlebihan, sementara pembungaan dan pembuahan belum tentu meningkat.
Pupuk yang mengandung nitrogen antara lain urea dan pupuk NPK dengan kandungan nitrogen yang memadai. Dosisnya perlu mengikuti petunjuk produk serta mempertimbangkan ukuran tanaman dan kondisi media tanam.
Fosfor berperan dalam proses metabolisme dan transfer energi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh. Unsur ini juga penting bagi perkembangan akar, terutama pada tanaman muda yang sedang membangun sistem perakaran.
Sumber fosfor dapat diperoleh dari pupuk NPK atau pupuk lain yang mengandung fosfor. Meski penting, bukan berarti pohon alpukat harus selalu diberi pupuk fosfor dalam jumlah tinggi.
Jika tanah sudah memiliki fosfor yang cukup, penambahan berlebihan tidak otomatis membuat tanaman lebih subur atau cepat berbuah. Karena itu, pemupukan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan kondisi tanah.
Kalium termasuk unsur hara penting bagi pohon alpukat, terutama untuk mendukung fungsi fisiologis tanaman dan perkembangan buah. Ketersediaan kalium yang cukup membantu tanaman mengatur keseimbangan air, menjalankan proses metabolisme, serta mendukung pertumbuhan buah yang sedang berkembang.
Kalium bisa diperoleh dari pupuk NPK maupun pupuk khusus yang mengandung unsur tersebut. Saat pohon mulai berbunga dan berbuah, kebutuhan nutrisinya dapat berubah. Oleh sebab itu, pemberian pupuk perlu disesuaikan dengan fase pertumbuhan, bukan hanya mengikuti jadwal yang sama sepanjang tahun.