Mengenal Adenokarsinoma Paru, Kanker yang Diidap Paus Leo XIV hingga Harus Jalani Operasi

Niko Prayoga , Jurnalis
Kamis 15 Oktober 2026 08:05 WIB
Paus Leo XIV. (Foto: Instagram/@pontifex)
Share :

PAUS Leo XIV didiagnosis menderita kanker paru adenokarsinoma. Pimpinan tertinggi umat Katolik itu pun harus jalani operasi untuk pengangkatan lobus bawah pada paru-paru kanannya.

Operasi pun dikabarkan berjalan sukses di Roma, Italia. Melansir dari BBC, Vatikan dalam buletin medisnya mengabarkan Paus Leo XIV menjalani operasi selama 90 menit pada Selasa 13 Oktober 2026 di Rumah Sakit Gemelli di Roma.

"Operasi berjalan sukses dan tidak ada komplikasi. Setelah operasi, Paus terbangun dalam keadaan normal dan kembali ke kamarnya setelah masa observasi singkat," kata Vatikan seperti dikutip BBC.

Lalu apa sebenarnya adenokarsinoma yang didiagnosa diidap oleh Paus Leo XIV? Mari mengetahuinya lebih jauh dalam artikel ini.

1. Apa Itu Adenokarsinoma Paru

Melansir dari Mayo Clinic, adenokarsinoma adalah jenis kanker yang dimulai dari sel kelenjar atau glandula pada bagian tubuh mana pun. Sel kelenjar membantu menghasilkan minyak pada kulit, air liur di mulut, dan lendir yang membantu makanan dan limbah bergerak melalui sistem pencernaan.

Adenokarsinoma bisa terjadi di berbagai titik di dalam tubuh seperti anus, usus buntu, payudara termasuk paru-paru. Gejala yang ditimbulkan juga tergantung pada bagian yang terdapat adenokarsinoma.

Jika pada usus besar, gejalanya adalah adanya darah dalam tinja, sembelit, bahkan merasa sangat lelah. Semua itu dapat terjadi jika kanker menyebabkan pendarahan lambat dan mengakibatkan anemia.

Jika pada paru-paru, gejalanya meliputi batuk yang sepertinya tidak pernah sembuh atau terus memburuk, nyeri dada, hingga batuk berdarah. Melansir dari NCBI, adenokarsinoma paru merupakan subtipe histologis kanker paru yang paling umum di Amerika Serikat dan di seluruh dunia.

 

2. Sumbang 40 Persen dari Total Kasus Kanker Paru-Paru

Jenis kanker ini menyumbang sekitar 40 persen dari total kasus kanker paru-paru dan masuk kelompok non-small cell lung cancer (NSCLC). Secara keseluruhan, sakit ini mendominasi 85 persen kasus keganasan paru.

Berbeda dari karsinoma sel skuamosa, adenokarsinoma umumnya berkembang di bagian luar (perifer) jaringan paru dan memiliki karakteristik molekuler khusus yang kini menjadi acuan dalam penentuan terapi presisi.

Secara epidemiologi, adenokarsinoma kerap ditemukan pada kelompok bukan perokok, wanita, usia muda, serta populasi keturunan Asia Timur yang memiliki tingkat mutasi genetik pemicu cukup tinggi.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya