JAKARTA - Lidah mertua atau snake plant (Dracaena trifasciata) termasuk tanaman hias yang cukup mudah dirawat. Tanaman ini dikenal memiliki daun panjang menyerupai pedang yang mampu menyimpan air, sehingga tak perlu sering disiram seperti beberapa tanaman hias lainnya.
Meski begitu, ada satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu jangan terlalu banyak memberikan air. Lidah mertua memang cukup tahan kekeringan, tetapi penyiraman berlebihan justru bisa bermasalah pada tanaman.
Melansir Southern Living, tak ada jadwal penyiraman yang benar-benar harus diikuti. Cara paling mudah adalah memeriksa kondisi tanah terlebih dahulu.
Jika tanah terasa kering, tanaman bisa disiram. Namun, jika tanah masih terasa sedikit lembap, sebaiknya tunggu satu atau dua hari sebelum menyiramnya kembali.
Frekuensi penyiraman juga dapat berubah sesuai musim dan kondisi tanaman. Saat cuaca lebih hangat, lidah mertua bisa membutuhkan air sekitar satu sampai dua minggu sekali. Sementara itu, pada bulan-bulan yang lebih dingin, penyiraman bisa dilakukan lebih jarang, sekitar dua sampai empat minggu sekali.